Bukan "aku" atau "kamu", tapi "kita"

Kita Kataku…
saling menyayang tanpa batas ruang dan waktu menurut ilmu fisika?
Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak?
begitulah jarak yang selalu menyemai rindu mematikan, memang, kadang, tatkala…
dan terakhir bergetar di ujung suara telepon

Perihal viqar02
Sekedar Pengembaraanku di dunia maya atau mungkin nyata

3 Responses to Bukan "aku" atau "kamu", tapi "kita"

  1. Anonymous mengatakan:

    saya sangat terharu mas…jadi ingat tulisan dee lestari dalam buku berjudul filosofi kopi, sangat inspiratif

  2. Anonymous mengatakan:

    Sangat mengharukan mas…sangat inspiratif dan teringat kajian filosofi kopi ala dee lestari! saya yakin anda pasti membacanya😀

  3. Anonymous mengatakan:

    Saya ingin memposting sesuatu seperti ini di website saya dan ini memberiku ide. Cheers.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: